Meksiko, Minggu, 11 November 2018
Tim Indonesia kembali mengikuti Kejuaraan Dunia sepak bola jalanan
Homeless World Cup (HWC) yang tahun ini digelar di Meksiko mulai 13 hingga 18 November 2018 mendatang.
Meksiko, Minggu, 11 November 2018
Tim Indonesia kembali mengikuti Kejuaraan Dunia sepak bola jalanan
Homeless World Cup (HWC) yang tahun ini digelar di Meksiko mulai 13 hingga 18 November 2018 mendatang.
MEKSIKO-Tim nasional untuk Homeless World Cup (HWC) 2018 masuk dalam delapan tim yang diunggulkan. Hasil pengundian menempatkan Indonesia pada grup F bersama dengan Kroasia dan Prancis yang merupakan finalis Piala Dunia 2018.
Pers Rilis
Minggu, 11 November 2018
MEXICO-Setelah menjalani penerbangan selama kurang lebih 33 jam, tim Indonesia untuk Homeless World Cup (HWC) 2018 tiba juga di Mexico City, Mexico, Sabtu, 10 November 2018 dini hari. Perjalanan panjang ini mengakibatkan sebagian besar pemain kesulitan beradaptasi dengan selisih waktu 13 jam lebih lama dibandingkan Jakarta.
Tahun 2012 pertama kali saya berkenalan dengan Mama Catrina Ohhe. Saat itu saya diajak oleh atasan untuk mengikuti pertemuan rutin komunitas pengidap HIV (human immunodeficiency virus). Saya diajak karena saya sedang belajar menjadi pendamping bagi teman-teman ODHA (orang dengan HIV-AIDS).
Indonesia kembali mengikuti Kejuaraan Dunia sepak bola jalanan Homeless World Cup (HWC) yang tahun ini digelar di Meksiko mulai 13 hingga 18 November 2018. Turnamen sepak bola bagi tunawisma serta orang-orang terpinggirkan itu akan diikuti sedikitnya 500 pemain dari 63 tim yang berasal dari 47 negara.
Orang-orang yang belum paham tentang HIV dan AIDS sering menanyakan, “ODHA itu apa sih?”
Zat-zat psikoaktif yang dikonsumsi di luar ketentuan medis, lazim disebut sebagai “penyalahgunaan obat”, mulai sering diberitakan di tanah air sejak akhir 1980-an. Ketika itu, media massa yang jumlahnya masih sangat terbatas memberitakan 3,4-methylenedioxy-methamphetamine (MDMA) yang didatangkan dari Belanda. Maklumlah, pada dekade 1970-1980-an, konsumsi rekreasional narkoba jenis ini marak di kelab-kelab dansa Amerika dan Eropa[1].