close

Suara Komunitas

Suara Komunitas

Pelatihan Advokasi Anggaran Program HIV-AIDS

05112011014602

Kalian pasti sepakat, pendanaan domestik untuk pengendalian HIV-AIDS itu sangat penting. Baik itu anggaran pemerintah pusat, maupun daerah. Kementerian Kesehatan RI bersama Health Policy Plus (HP+) pernah menganalisis, total kebutuhan pembiayaan layanan HIV pada 2018 hingga 2023, akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Jumlahnya diperkirakan menjadi Rp11,6 triliun dari Rp4,2 triliun.

Selengkapnya
Suara Komunitas

Komedi Narkoba

Dying-to-survive-pill-2018-e1530775217963

Lawakan monolog tentang narkoba dari Subhan. Ha ha ha!

Selengkapnya
Suara Komunitas

Kreatif dong!

war-on-drugs-photo_t750x550

Lawakan monolog Asti Anwar dari Yogyakarta soal penanggulangan narkoba. Simak yuk!

Selengkapnya
Suara Komunitas

Coba-coba Ganja

2038683000

Lawakan Armandho dari Jayapura, Papua soal ganja. Mari simak!

Selengkapnya
Suara Komunitas

Narkoba dan Papan Karambol

karambol

Suara yang dihimpun dari Narkoba dalam Komedi asal Surabaya. Hubungannya apa sama karambol ya?

Selengkapnya
Suara Komunitas

Pendapat Orang-Orang soal HIV

20200627_BKD003_0

Tiga dekade lebih kasus HIV-AIDS tercatat di Indonesia. Penularannya terus terjadi hingga kini. Berbagai program baik pemerintah maupun organisasi nonpemerintah telah dilakukan, biaya pun telah banyak dihabiskan. Semua dilakukan untuk mengendalikan penularan HIV.

Selengkapnya
Suara Komunitas

Perwakilan Rumah Cemara Sampaikan Situasi Komunitas Transgender Indonesia di ILGA Asia Conference 2019

IMG_20190820_115712

Pada 18-23 Agustus 2019, Rumah Cemara yang diwakili oleh seorang staf mengikuti ILGA Asia Conference 2019 di Seoul, Korea Selatan. ILGA Asia Conference adalah salah satu wadah untuk sharing informasi, pembelajaran dan membentuk strategi advokasi untuk komunitas LGBTIQ di Asia.

Selengkapnya
Suara Komunitas

Sensasi Yang Mengabaikan Esensi

sensasi-yang-mengabaikan-esensi-asti

SALAHKAH MENJADI PELACUR?

Adakah orang yang menulis di buku catatannya, cita-cita: pelacur. Mana yang lebih pantas dipertanyakan, takdir atau pelacur? Demikian kata Djenar Maesa Ayu. Dikutip dari bukunya “Mereka Bilang Saya Monyet”. Saya terinspirasi  kalimat itu, saat mengisi sebuah pelatihan Peer Educator WPS atau  Wanita Pekerja Seks. Apakah persamaan Odha atau Orang Dengan HIV&Aids dengan pelacur? Jawaban saya : Sama-sama nggak minta atau bercita-cita menjadi Odha maupun pelacur. Sedangkan perbedaannya adalah : Seseorang bisa menjadi mantan pelacur, tapi tidak bisa menjadi mantan Odha/ Odhiv

Selengkapnya
1 2
Page 1 of 2