close

Komunitas

Komunitas

Resmikan Minuman Beralkohol Lokal, Lawan Miras Oplosan!

mouse wine (1)

Buat sebagian orang, nama “cap tikus” sudah tidak asing. Cap tikus adalah minuman khas Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, hasil penyulingan air sadapan pohon aren (Arenga pinnata). Fermentasi air sadapan ini bernama “saguer” atau “tuak” di daerah lain. Kadar alkoholnya bisa mencapai 5 persen. Saguer inilah yang disuling menjadi cap tikus dengan kadar alkohol mencapai 40 persen atau lebih.

Selengkapnya
Komunitas

Cerita di Balik Senyum

cerita-di-balik-senyum

Bali memiliki perempuan-perempuan yang kuat. Tak hanya fisik, namun juga batin. Batin kuat yang ditempa oleh keadaan. Pahit, asam, dan manis yang dialami. Salah satunya oleh sahabat saya. Namanya Ni Wayan Ketut (31), seorang ibu rumah tangga yang mengetahui status HIV-nya pada 2001.

Selengkapnya
Komunitas

Pemilu dan ODHA: Harapan dari Tanah Papua

kardus-kotak-suara-pemilu

Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi tahun depan untuk memilih kepala negara dan wakil rakyat baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota. Pesta demokrasi ini memakai dana yang bisa dibilang “luar biasa” hingga tentu saja para calon-calon pejabat bangsa itu akan berebut untuk memikat hati rakyat.

Selengkapnya
Komunitas

Pelindung HWC 2018 dari Negeri Berjarak 15.000 KM

jaka-wasit-hwc

Homeless World Cup (HWC): It’s more than a game! Tagline ajang sepak bola jalanan dunia ini terpampang megah di pusat Mexico City. Pembukaan dan penutupan HWC Mexico 2018 dikemas dengan meriah dari pawai budaya, musik, hingga akrobat pesawat. Semua peserta dari 47 negara ikut berpesta, bersenang-senang, dan bahagia. Sejauh mata memandang, setiap orang dari berbagai belahan dunia berinteraksi, berswafoto, berbagi cerita, dan bertukar cendera mata. Suasana itu disebabkan satu hal: sepak bola!

Selengkapnya
Komunitas

Capaian Tertinggi Indonesia di Homeless World Cup (HWC)

Foto-2

Rumah Cemara (28/11) – Indonesia sudah ikut serta dalam Homeless World Cup (HWC) sejak 2011 lalu, namun baru kali ini mendapatkan Fair Play Award. Secara keseluruhan, Indonesia berada pada urutan 10 dari 47 negara yang berpartisipasi pada HWC 2018 di Mexico City.

Selengkapnya
Komunitas

Pejuang Kemanusiaan dari Indonesia

Tim-HWC2018-Indonesia

MEXICO-Keikutsertaan Indonesia pada ajang Homeless World Cup (HWC) 2018 yang berlangsung di Zocalo Capitalino, Mexico City merupakan yang ke-delapan kalinya. Setiap kali mengirimkan tim, Rumah Cemara, penyelenggara nasional HWC di Indonesia selalu membawa visi ‘Indonesia Tanpa Stigma’.

Selengkapnya
Komunitas

Dua Pemain Indonesia dapat Peluit dari Wasit

Indonesia-vs-Prancis05-

Mexico City, 13 November 2018 – Tampil penuh senyum dan sportivitas tinggi, dua pemain yang tergabung dalam tim nasional untuk Homeless World Cup (HWC) 2018 mendapatkan apresiasi dari wasit. Kedua pemain itu adalah Eva Dewi Rahmadiani, 34 tahun asal Bandung, Jawa Barat dan Samsul Rizal, 26 tahun asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Selengkapnya
Komunitas

Penggagas Homeless World Cup Apresiasi Keberagaman Tim Indonesia

Tim-HWC-dan-Mel-Young01-

MEXICO-Salah satu penggagas Homeless World Cup (HWC), Mel Young mengapresiasi kehadiran tim Indonesia dalam kompetisi sepakbola jalanan internasional yang tahun ini digelar di Zocalo, Mexico City. Apresiasi itu Mel sampaikan saat bertemu langsung dengan tim Indonesia yang berlatih di Alameda Central Park, Senin, 12 November 2018 pagi.

Selengkapnya
1 15 16 17 18 19 27
Page 17 of 27