Anak memiliki karakteristik yang khas, di antaranya rasa ingin tahu yang besar, pribadi yang unik, suka berfantasi dan berimajinasi, serta memiliki rentang daya konsentrasi yang pendek. Anak pasti lebih memilih hal-hal yang bisa membuat mereka senang, seperti bermain serta belajar, karena mereka tidak perlu memikirkan banyak hal layaknya orang dewasa. Walaupun demikian, kita harus tetap memerhatikan perkembangan anak.
Street soccer baru dimulai secara resmi pada 2002. Pelopornya adalah mahasiswa asal Jerman, Jürgen Griesbeck, yang tinggal di Medellin, Kolombia. Ia terpicu atas kematian pemain sepak bola asal Kolombia, Andreas Escobar yang dibunuh secara tragis penggemarnya. Andreas dibunuh setelah gol bunuh dirinya yang mengakibatkan Kolombia gagal lolos ke semi final Piala Dunia 1994.
(Jenewa, 2 Mei 2017) Persiapan telah dilakukan dengan matang oleh seluruh delegasi RI untuk menyampaikan laporan nasional Hak Asasi Manusia Indonesia siklus ke-3 di bawah mekanisme Universal Periodic Review (UPR) Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa pada 3 Mei 2017. Demikian ditegaskan Retno L.P. Marsudi, Menteri Luar Negeri RI, setelah memimpin rapat persiapan terakhir bersama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly. Rapat yang berlangsung di Kantor Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Jenewa ini diikuti oleh anggota delegasi RI dan pejabat serta staf PTRI (03/04).
SIARAN PERS
League of Change 2017 di Surabaya:
Untuk Perubahan Bersama Melalui Sepak Bola
Surabaya (27 April 2017) – League of Change (LoC) atau dikenal juga dengan Liga Perubahan kembali digelar tahun ini. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, kali ini LoC akan berlangsung di Surabaya, 30 April hingga 3 Mei 2017.
Press Statement
Pemerintah Indonesia telah menyampaikan laporan Universal Periodic Review (UPR) ke Dewan HAM PBB yang akan menjadi bahan bagi kelompok kerja (pokja) UPR dalam Sesi Sidang UPR pada 3 Mei 2017 di Dewan HAM PBB, Jenewa, Swiss. Laporan yang dibuat Pemerintah Indonesia ini merupakan respons dari 150 rekomendasi yang telah diterima oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 2012 yang lalu terkait dengan pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia. Masyarakat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia tersebut sebagai bagian dari komitmen kewajiban internasional HAM-nya, sekaligus pula untuk meningkatkan penikmatan dan perlindungan HAM di dalam negeri.
League of Change (LoC) adalah liga sepak bola yang diprakarsai Rumah Cemara untuk ODHA (orang-orang [yang hidup] dengan HIV-AIDS), anak-anak jalanan, masyarakat miskin kota, konsumen narkoba, serta kelompok marginal lainnya. Dengan visi “Indonesia tanpa Stigma”, LoC telah menjadi media bagi Rumah Cemara yang menyuarakan semangat perubahan komunitas maupun individual yang terpinggirkan di masyarakat.
League of Change (LoC) adalah liga sepak bola jalanan 4 lawan 4 yang menyatukan orang dengan HIV-AIDS (ODHA), konsumen narkoba, anak jalanan, masyarakat miskin kota, dan kelompok marginal lainnya. Acara ini ditujukan agar kelompok-kelompok terpinggirkan tersebut memilki kesempatan untuk dapat mengubah hidupnya melalui sepak bola.