Oslo, Media & Data RC (28/8) – Walau Homeless World Cup (HWC) ke-15 baru resmi dibuka besok (29/8), namun Timnas Sepak Bola Jalanan Indonesia sudah tiba di kota tempat penyelenggaraan event tahunan tersebut sejak Sabtu pagi, 26 Agustus 2017.
Oslo, Media & Data RC (28/8) – Walau Homeless World Cup (HWC) ke-15 baru resmi dibuka besok (29/8), namun Timnas Sepak Bola Jalanan Indonesia sudah tiba di kota tempat penyelenggaraan event tahunan tersebut sejak Sabtu pagi, 26 Agustus 2017.
Jakarta, Media & Data (25/8) – Walau Homeless World Cup (HWC) ke-15 baru resmi dibuka 29 Agustus mendatang, namun Timnas Sepak Bola Jalanan Indonesia yang akan berlaga di ajang tahunan tersebut sudah berangkat ke Oslo, Norwegia, empat hari sebelum pembukaan. Di kota itu, nantinya tunawisma, gelandangan, pengidap HIV-AIDS, konsumen narkoba, serta kelompok yang secara sosial disingkirkan setidaknya dari 74 negara berkumpul untuk membuktikan bahwa melalui kekuatan sepak bola, sebuah perubahan sosial bisa terjadi.
Bandung, Media & Data RC (22/8) – Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Jalanan Indonesia akan kembali berlaga di piala dunia street soccer atau sepak bola jalanan bagi tunawisma serta orang-orang terpinggirkan dan secara sosial tidak beruntung. Ajang piala dunia tahunan itu bernama Homeless World Cup (HWC). Tahun ini ajang tersebut akan diselenggarakan di Oslo, Norwegia, 29 Agustus hingga 5 September mendatang.
NARKOBA DIGITAL & Layanannya (selanjutnya disebut Narkoba Digital &L) adalah aplikasi ponsel pencarian layanan untuk mengatasi persoalan konsumsi narkoba dan penyertanya seperti infeksi HIV atau Hepatitis C, krisis kepercayaan dari lingkungan bahkan keluarga, serta kehilangan dukungan untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan produktif baik secara sosial, kesehatan, maupun finansial.
Belum lama ini kembali marak tayangan (posting-an) di media sosial yang dibagikan para penggunanya tentang bahaya sebuah aplikasi mobile bernama I-Doser. Aplikasi ini disebut-sebut sebagai sebuah narkoba dalam bentuk digital yang telah banyak menimbulkan efek negatif terutama ketagihan.
Anak memiliki karakteristik yang khas, di antaranya rasa ingin tahu yang besar, pribadi yang unik, suka berfantasi dan berimajinasi, serta memiliki rentang daya konsentrasi yang pendek. Anak pasti lebih memilih hal-hal yang bisa membuat mereka senang, seperti bermain serta belajar, karena mereka tidak perlu memikirkan banyak hal layaknya orang dewasa. Walaupun demikian, kita harus tetap memerhatikan perkembangan anak.
League of Change (LoC) adalah liga sepak bola yang diprakarsai Rumah Cemara untuk ODHA (orang-orang [yang hidup] dengan HIV-AIDS), anak-anak jalanan, masyarakat miskin kota, konsumen narkoba, serta kelompok marginal lainnya. Dengan visi “Indonesia tanpa Stigma”, LoC telah menjadi media bagi Rumah Cemara yang menyuarakan semangat perubahan komunitas maupun individual yang terpinggirkan di masyarakat.
Gerimis sudah hampir tiga jam bertahan sejak azan asar berkumandang di seputaran Jalan Suci, Bandung. Di tengah lalu-lintas akhir pekan Kota Kembang yang super padat, Bani Risset (38) memasuki apotek di sebuah kompleks pertokoan di bilangan Jalan Surapati. Ini adalah apotek kelima yang ia sambangi Sabtu petang itu.