Kalian pasti sepakat, pendanaan domestik untuk pengendalian HIV-AIDS itu sangat penting. Baik itu anggaran pemerintah pusat, maupun daerah. Kementerian Kesehatan RI bersama Health Policy Plus (HP+) pernah menganalisis, total kebutuhan pembiayaan layanan HIV pada 2018 hingga 2023, akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Jumlahnya diperkirakan menjadi Rp11,6 triliun dari Rp4,2 triliun.







