close

Featured

Komunitas

Tim Sepak Bola Anak Perempuan dari Rumah Cemara Siap Bersaing di SATUC World Cup Girl 2024

Foto-2

Indonesia akan berpartisipasi kembali di ajang SATUC World Cup, turnamen sepak bola internasional yang ditujukan bagi anak-anak kurang beruntung dari berbagai negara untuk berkompetisi dan membangun persahabatan melalui olahraga. Pada turnamen 2024 ini, Indonesia yang diwakili Rumah Cemara akan mengirimkan tim sepak bola anak perempuan berusia di bawah 18 tahun untuk berkompetisi di SATUC World Cup Girl 2024.

SATUC World Cup adalah turnamen sepak bola internasional yang digagas oleh SATUC (Sheikha Al Thani for Underprivileged Children) Foundation. Organisasi ini didirikan oleh Sheikha Al Thani, seorang perempuan asal Qatar, dengan tujuan memberi kesempatan bagi anak-anak yatim piatu dan kurang beruntung secara ekonomi untuk terlibat dalam sepak bola dan mendukung mereka dalam aspek-aspek lain kehidupan. Turnamen ini diharapkan bisa memberi pengalaman positif dan memotivasi anak-anak serta menjadi sarana untuk memajukan hak-hak anak.

Indonesia terakhir kali ikut serta di SATUC World Cup pada 2018 di Sofia, Bulgaria. Ketika itu, Indonesia mengirimkan tim sepak bola anak laki-laki.

Pada turnamen 2024 kali ini, Indonesia akan diwakili oleh tim sepak bola anak perempuan berusia di bawah 18 tahun untuk bertanding di SATUC World Cup Girl 2024. Ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memberikan peluang setara bagi anak perempuan agar bisa menunjukkan bakat dan kemampuannya di panggung internasional.

Bagi Indonesia, khususnya Rumah Cemara, partisipasi kali ini mencerminkan semangat inklusivitas dan kesetaraan sekaligus memastikan anak-anak perempuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dan berkembang melalui olahraga. Harapannya adalah memberikan dampak positif bagi pengembangan sepak bola di kalangan anak perempuan sambil menciptakan pengalaman berharga dan jaringan bermanfaat dengan peserta dari seluruh dunia.

Sebagai bagian dari komitmen global, Indonesia mengambil bagian dalam SATUC World Cup untuk mendukung pemberdayaan anak-anak dan menyemangati perkembangan positif mereka di berbagai bidang kehidupan. Informasi lebih lanjut seputar persiapan Indonesia menuju SATUC World Cup Girl 2024 silakan hubungi Rin Aulia (Sekretaris Perkumpulan Rumah Cemara) di nomor WhatsApp 085776688044 atau melalui surel ii@rumahcemara.or.id.

Selengkapnya
Komunitas

Indonesia Usung Fairness in Opportunity di Homeless World Cup 2023

Post

Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan kembali berlaga di piala dunia street soccer Homeless World Cup (HWC). Tahun ini, kejuaraan dunia sepak bola jalanan bagi tunawisma serta orang-orang terpinggirkan secara sosial itu akan berlangsung di Sacramento, Amerika Serikat, mulai 8 hingga 15 Juli 2023 mendatang.

Selengkapnya
Komunitas

Homeless World Cup (HWC) Tahun Ini Kembali Digelar

HWC

Setelah vakum karena pandemi Covid-19 melanda dunia, Homeless World Cup (HWC) kembali digelar tahun ini. Bertempat di  Sacramento, Amerika Serikat, HWC 2023 akan berlangsung pada 8 – 15 Juli 2023. Perhelatan HWC tahun ini sekaligus menjadi momen perayaan ke-20 tahun turnamen sepak bola jalanan ini. HWC sendiri pertama kali digelar pada 2003 di Graz, Austria.

Selengkapnya
Audio-Visual

Tanaman-Tanaman yang Bisa Bikin Mabuk

vector-mortar-pestle-and-fragrant-fresh-herbs-isolated-on-white-background-cartoon-flat-illustration-400-253566337

Sebagai negara yang luas, Indonesia dikenal kaya akan keanekaragaman tumbuhan. Ini terbukti dari banyaknya tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat. Kita mengenalnya sebagai jamu atau herbal. Tidak hanya sebagai pengobatan fisiologis, warga Nusantara juga memanfaatkan sejumlah tanaman untuk mengubah kesadaran. Beberapa yang terkenal di antaranya pinang dan kecubung.

Selengkapnya
Audio-Visual

Narkopolitik: Memang Ada?

narcocult1

Beberapa waktu lalu, Kepala BNN, Petrus R Golose memperingati masyarakat akan bahaya narkopolitik. Jenderal bintang tiga itu mengemukakan satu contoh kejadian di Sumatra Selatan di mana seorang politikus membagi-bagikan narkoba saat mengumpulkan massa.

Selengkapnya
Layanan

Dampak Konsumsi Trihex tanpa Resep Dokter

tremors-in-parkinsone28099s-disease-722×406

Kanal ini sebenarnya pernah membahas obat yang satu ini: Trihexyphenidyl atau yang dalam keseharian sering disebut trihex. Obat ini biasanya diresepkan dokter untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson. Trihex dapat membantu mengurangi kekakuan otot, tremor, dan meningkatkan kemampuan berjalan penderita Parkinson.

Selengkapnya
Layanan

Stigma Pasien Narkoba Hambat Terapi Medis

stigma

Stigma alias cap buruk kerap disematkan pada sejumlah kalangan. Salah satu kelompok di masyarakat yang sering mendapat cap buruk tadi adalah pengguna obat-obatan, atau gampangnya disebut pengguna narkoba.

Selengkapnya
Audio-Visual

Sabu Elektrik

Untitled

Marak diberitakan pertengahan Januari 2023, masyarakat harus hati-hati karena ditemukan adanya modus penjualan sabu dalam liquid vape alias rokok elektrik. Ini menyusul terbongkarnya pabrik rumahan pembuat sabu cair oleh Polda Metro Jaya di kawasan Meruya, Jakarta Barat. Ratusan botol liquid atau sabu cair disita, beberapa di antaranya sudah siap diedarkan.

Selengkapnya
1 2 3 4 68
Page 2 of 68